Walet

Bentuk dan Konstruksi Gedung Walet / Rumah Walet

Umumnya, rumah walet / gedung walet seperti bangunan gedung besar, luasnya bervariasidari 10×15 m2 sampai 10×20 m2. Makin tinggi wuwungan (bubungan) dan semakin besar jarak antara wuwungan dan plafon, makin baik rumah walet dan lebih disukai burung walet. Rumah tidak boleh tertutup oleh pepohonan tinggi.
Tembok gedung walet dibuat dari dinding berplester sedangkan bagian luar dari campuran semen. Bagian dalam tembok sebaiknya dibuat dari campuran pasir, kapur dan semen dengan perbandingan 3:2:1 yang sangat baik untuk mengendalikan suhu dan kelembaban udara.

Baca Juga :  Tiga Macam Pemilik Budidaya Rumah Burung Walet

Untuk mengurangi bau semen dapat disirami air setiap hari. Kerangka atap dan sekat tempat melekatnya sarang-sarang dibuat dari kayu-kayu yang kuat, tua dan tahan lama, awet, tidak mudah dimakan rengat, atapnya terbuat dari genting. Gedung walet perlu dilengkapi dengan roving room sebagai tempat berputar-putar dan resting room sebagai tempat untuk beristirahat dan bersarang.

Baca Juga :  Penyiapan Sarana dan Peralatan Kebutuhan Rumah Walet

Lubang tempat keluar masuk burung berukuran 20×20 atau 20×35 cm2 dibuat di bagian atas. Jumlah lubang tergantung pada kebutuhan dan kondisi gedung walet. Letaknya lubang jangan menghadap ke timur dan dinding lubang dicat hitam.

Tag:

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!