Padi

Budidaya Padi di Lahan Sawah dengan Pupuk PHONSKA

Budidaya Padi Lahan Sawah dengan Pupuk PHONSKA

Tahap Pengolahan Tanah Sawah

  • Pengolahan tanah I dilakukan 30 hari sebelum tanam dengan cara dibajaksedalam 20-25 cm. Pengolahan tanah II dilakukan 15 hari sebelum tanam dengan cara dibajak berlawanan arah dari pengolahan tanah I.
  • Perbaikan pematang dan perbaikan sebelum air pada saat pengolahan tanah II, berfungsi untuk membongkar sarang tikus dan mengendalikan gulma yang ada dipematang.
  • Sawah digaru 5 hari sebelum tanam, agar berlumpur dan rata
  • Selama pengolahan tanah, lahan terus digenangi air agar sisa-sisa tanaman cepat busuk dan tanah tidak menjadi padat.

Persemaian

  • Kebutuhan benih 25-40 kg per ha.
  • Pengolahan tanah persemaian dengan cara  dicangkul sehingga menjadi lumpur, selanjutnya dibuat bedegan ukuran lebar 2 m dan panjang sesuai dengan kondisi lahan.
  • Benih direndam selama 24 jam dan diperam selama 24 jam.
  • Benih disebar rata, untuk 1 ha dibutuhkan lahan persemaian seluas 500 m2
  • Pemupukan dengan dosis PHONSKA diberikan 1 hari sebelum sebar benih.
  • Bibit siap ditanam setelah berumur 22-25 hari di persemaian.
  • Untuk menanggulangi hama di persemaian, dianjurkan diberikan 2 kg Petrofur-3G/Sidafur – 3G disebar merata.
Baca Juga :  Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik

Persiapan Tanam

Dosis pupuk untuk tanaman padi sawah 500 kg Petroganik, 300 kg PHONSKA, dan 200 kg Urea per ha atau dapat menggunakan 500 kg Petroganik, 300 kg PHONSKAm, 150 kg Urea dan 100 kg ZA per ha.

Tanam dan Pupuk Dasar

  • Tanah sawah dibuat macak-macak dan pintu air ditutup, kemudian dilakukan pemupukan dasar dengan dosis 500 kg Petroganik, 150 kg PHONSKA dan 50 kg Urea per ha atau 500 kg Petroganik, 150 kg Phonska dan 50 kg Urea per ha atau 500 kg Petroganik, 150 kg Phonska dan 100 kg ZA per ha, dan untuk menanggulangi hama sebaiknya diberikan 17 kg Petrofur-3G per ha disebar merata bersama pupuk dasar.
  • Pupuk dicampur hingga homogen dan disebar merata pada lahan sawah.
  • Jarak tanam 20 cm x 20 cm dengan jumlah populasi 250.000 rumpun per ha.
  • Jarak tanam jajra legowo 10 cm x 20 cm x 40 cm atau populasi 333.333 rumpun per ha
  • Tanam 1-3 bibit tiap rumpun.
Baca Juga :  Istilah Teknis PTT (Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu) Padi dan Sawah

Pupuk Susulan

  • Pupuk susulan I diberikan umur 15-20 HST dengan dosis 150 kg PHONSKA dan 50 kg urea per ha.
  • Pupuk susulan II diberikan pada umur 30-35 HST dengan dosis 100 kg Urea per Ha.
  • Pupuk dicampur dan disebar dan disebar merata pada kondisi laha  macak-macak dan semua pintu air ditutup.
  • Pemberian pupuk susulan sebaiknya dilakukan setelah daun tanaman kering (tidak ada embun yang menempel  pada daun) agar pupuk tidak menempel pada daun tanaman.
Baca Juga :  Budidaya Padi Gogo, Varietas Padi Unggul
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!