Kedelai

Cara Panen Kedelai Yang Baik

Panen kedelai yang tepat menentukan mutu biji dan benih kedelai. Panen dilakukan jika tanaman sudah masak, atau 95% polong telah berwarna coklat dan daun berwarna kuning. Alat yang biasanya digunakan untuk memotong adalah sabit yang cukup tajam, sehingga tidak terlalu banyak menimbulkan goncangan.

  1. Tanaman kedelai yang telah dipanen dikumpulkan kemudian dijemur di atas tikar, anyaman bambu, atau di lantai semen selama 3 hari.
  2. Sesudah kering sempurna dan merata, polong kedelai akan mudah pecah sehingga bijinya mudah dikeluarkan. Agar kedelai kering sempurna, pada saat penjemuran hendaknya dilakukan pembalikan berulang kali. Pembalikan juga menguntungkan karena dengan pembalikan banyak polong pecah dan banyak biji lepas dari polongnya.
  3. Sedangkan biji-biji masih terbungkus polong dengan mudah bisa dikeluarkan dari polong, asalkan polong sudah cukup kering. Biji kedelai yang akan digunakan sebagai benih, dijemur secara terpisah. Biji tersebut sebenarnya telah dipilih dari tanaman-tanaman yang sehat dan dipanen tersendiri, kemudian dijemur sampai betulbetul kering dengan kadar air 10-15 %.
  4. Penjemuran benih sebaiknya dilakukan pada pagi hari, dari pukul 10.00-12.00 WIB. Terdapat beberapa cara untuk memisahkan biji dari kulit polong. Diantaranya dengan cara memukul-mukul tumpukan brangkasan kedelai secara langsung dengan kayu atau brangkasan kedelai sebelum dipukul-pukul dimasukkan ke dalam karung. Setelah biji terpisah, brangkasan disingkirkan. Biji yang terpisah kemudian ditampi agar terpisah dari kotoran-kotoran lainnya.
  5. Biji yang luka dan keriput dipisahkan. Biji yang bersih ini selanjutnya dijemur kembali sampai kadar airnya 9-11 %. Biji yang sudah kering lalu dimasukkan ke dalam karung dan dipasarkan atau disimpan.
  6. Sebagai perkiraan dari batang dan daun basah hasil panen akan diperoleh biji kedelai sekitar 18,2 %. Sebagai tanaman pangan, kedelai dapat disimpan dalam jangka waktu cukup lama.
  7. Caranya kedelai disimpan di tempat kering dalam karung. Karung-karung kedelai ini ditumpuk pada tempat yang diberi alas kayu agar tidak langsung menyentuh tanah atau lantai. Apabila kedelai disimpan dalam waktu lama, maka setiap 2-3 bulan sekali harus dijemur lagi sampai kadar airnya sekitar 9-11 %.
Baca Juga :  Teknologi Penerapan PTT Budidaya Kedelai Cepat Target Panen

Teknologi PTT dapat meningkatkan pendapatan petani dari segi hasil yang lebih menguntungkan. Penerapan PTT panen Kedelai dapat dilakukan dalam upaya peningkatan produksi kedelai. Aplikasi PTT Kedelai di tingkat petani harus memperhatikan sumberdaya setempat (spesifi k lokasi) dengan melibatkan partisipasi petani serta mengakomodasikan teknologi yang efektif, efi sien, berwawasan lingkungan yang sinergistik./(BPTP JABAR)

Baca Juga :  Teknologi Penerapan PTT Budidaya Kedelai Cepat Target Panen

Tag:

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!