Diabetes Melitus

Mengenal Lebih Jauh Penyakit Diabetes Melitus Type 1 dan Type 2

Asal Mula Penyakit Diabetes Melitus

Mengenal lebih jauh penyakit Diabetes Melitus yang kini banyak di derita masyarakat Indonesia. Asal mula penyakit diabetes Melitus ini dimulai dari Sistem pencernaan yang berfungsi memecah karbohidrat menjadi glukosa. Apabila glukosa diserap ke pembuluh darah, kadar glukosa darah akan meningkat. Pankreas mengeluarkan hormon insulin yang membantu memasukkan glukosa dari darah ke sel untuk digunakan sebagai energi. Selain itu disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak terkontrol atau sebagai efek samping dari pemakaian obat-obatan kimia tertentu dan kebiasaan sehari-hari juga sangat mempengaruhi orang terkena diabetes.

Tanda Penyakit Diabetes Melitus

Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai oleh ketidak mampuan tubuh untuk memasukkan glukosa dari darah ke sel. Dengan demikian sel kekurangan glukosa, sedangkan darah mengandung glukosa berlebihan. Glukosa darah yang sangat tinggi dapat mengakibatkan koma bahkan sampai mati.

Resiko Stadium 3 Penyakit Diabetes Melitus

Diabetes Melitus dapat merusak pembuluh darah, saraf tepi, jantung, 2 ginjal dan mata. Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) sering dihubungkan dengan Diabetes Melitus.

Baca Juga :  Hidup Sehat Mulai Kurangi Gula Penyebab Diabetes

Tipe Penyakit Diabetes Melitus

Ada dua tipe Diabetes Melitus yaitu Tipe I dan Tipe II.

adjuvant online breast cancer, advanced breast cancer, articles on breast cancer, best breast cancer hospitals, breakthrough breast cancer breast cancer treatment, Breast Cancer, breast cancer articles, breast cancer australia, breast cancer awareness, breast cancer awareness month, breast cancer campaign, breast cancer causes, breast cancer charities, breast cancer charity, breast cancer cure, breast cancer definition, breast cancer diagnosis, breast cancer facts, breast cancer foundation, breast cancer images, breast cancer in men, Breast Cancer Information, mesothelioma cancer

Diabetes Melitus Tipe I merupakan tipe yang tergantung insulin dan biasanya muncul sejak anak-anak. Pada tipe ini pankreas kurang memproduksi insulin, sehingga sangat tergantung insulin dari luar.

Baca Juga :  Mengetahui Lebih Jauh Penyakit Kanker Serviks

Diabetes Melitus Tipe II kadang-kadang disebut sebagai Dibetes Melitus yang tidak tergantung insulin. Tipe ini biasanya muncul setelah umur 40 tahun. Pada tipe ini produksi insulin normal atau bahkan berlebih, namun sel tak dapat menggunakannya secara efisien. 95% penderita Diabetes Melitus di Indonesia termasuk dalam Tipe II.

Faktor penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Penyebab pasti dari Diabetes Melitus belum diketahui, namun beberapa faktor resiko telah diidentifikasi yaitu: keturunan, kegemukan, usia, kegemukan / Obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahu, tekanan darah tinggi, angka trigly cerid (salah satu jenis molekul lemak) yang tinggi, merokok dan stress, terlalu banyak konsumsi karbohidrat, kerusakan pada sel pangreas.

Gejala-gejala Penyakit Diabetes Melitus

Resiko ini bisa diturunkan dengan menjaga berat badan. Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit Diabetes Melitus adalah rasa lelah, haus dan lepar yang sangat, penurunan berat badan mendadak, perlukaan yang sulit sembuh dan gangguan penglihatan. Penderita akan makan banyak, minum banyak dan sering kencing. Meskipun demikian beberapa orang kadang-kadang tak merasakan gejala sama sekali, sehingga bagi mereka yang mempunyai faktor resiko sebaiknya sering kali memeriksa kadar glukosa darahnya.

Baca Juga :  Bumbu Dapur Obati Rematik, Buat Apa Obat Mahal

Penanganan Penyakit Diabetes Melitus

Diagnosa dan penanganan yang lebih dini akan mengurangi resiko kerusakan yang ditimbulkan oleh Diabetes Melitus. Pengelolaan Diabetes Melitus Tipe II meliputi pengaturan makan, olahraga teratur dan pengobatan oral atau insulin. Pada Diabetes Melitus yang ringan, obat seringkali tidak diperlukan asal pengaturan makan dan olahraga dilakukan secara disiplin. Meskipun demikian kalau kemudian masuk 3 ke Diabetes Melitus sedang atau berat, dibutuhkan obat oral atau suntikan insulin./dr.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!