Pertanian

Merawat Tanaman dan Pemupukan Di Musim Kemarau

Merawat Tanaman dan Pemupukan Di Musim Kemarau . Pengalaman bertani padi atau tanaman apapun sangatlah penting. Diantara saran paguyupan wahana tani menyarankan:


1. Perbanyak aplikasi bakteri pengikat nitrogen dan pelarut fosfat pada lahan.
2. Kalau bisa tutuplah mulsa sewaktu tanah masih dalam keadaan basah.
3. Seminggu sebelum pindah tanam, semprot persemaian dengan CaCl2 1 sdm untuk pengerasan bibit.
4. 3 hari kemudian, semprot persemaian sampai basah ke akar dengan 1% MKP ditambah imidakloprit dan asam salisilat (kalau bisa menggunakan asam salisilat murni 50 ppm)
5. pengocoran dengan Nitrogen terpisah dengan Kalium selang 3 hari (jika cuaca masih panas)
6. penyemprotan 40 ppm NAA dan 5 ppm asam folat pada saat seminggu sebelum berbunga dan diulangi seminggu kemudian untuk meminimalisir rontok bunga akibat cuaca panas
7. Jika tidak turun hujan sampai 15 hari semprot dengan 0,3 % asam borat (kalau tidak ada bisa menggunakan borax) dan unsur mikro terutama yang mengandung seng dan besi ditambah 2 sdm urea dan 2 sdm magnesium sulfat.
8. Semprot dengan 2%c DAP + 0,5% KCl interval 5-7 hari pada saat bunga sedang banyak-banyaknya.
9. Umur 20 hst semprot calcium nitrat 1-1,5% untuk penguatan membran.
10. Kalau nemu, usia 20-30 hst semprot 1 ppm Brassinolide untuk membantu fotosintesis dalam keadaan stress./wahana tani

Baca Juga :  Hindari Toksik Pada Peptisida Waktu Cocok Tanam Di Musim Kemarau

Silahkan  kalau ada yang punya pengalaman lain Merawat Tanaman dan Pemupukan Di Musim Kemarau, supaya menambah atau mengurangi atau mengoreksinya.  Terima Kasih

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!