Perkebunan

Tahapan Pembuatan Pupuk Kompos Super

Tahapan Pembuatan Pupuk Kompos Super

1) Kumpulkan bahan-bahan kompos seperti kotoran ternak dan limbah pertanian
2) Timbang bahan-bahan kompos sesuai keperluan. Untuk membuat 1 ton kompos diperlukan :
· Kotoran ternak: 400 kg
· Jerami padi: 400 kg
· Arang sekam: 100 kg
· Kaptan (dolomit, gamping): 20 kg
· Serbuk gergaji: 80 kg
· Mikroorganisme pengurai: 5 kg (contoh Orgadec)
3) Campurkan 10 kg arang sekam dengan 5 kg mikroorgnisme pengurai.
4) Campurkan kotoran ternak, jerami padi, arang sekam, kaptan, serbuk gergaji, diaduk hingga merata.
5) Bila kering bahan kompos disiram dengan air hingga kadar air mencapai 60%. Cara mudah mengukur kadar air 60% adalah dengan menggenggam bahan dengan tangan. Apabila genggaman tangan dilepas dan bahan masih dalam bentuk genggaman tangan (tidak buyar), artinya bahan mempunyai kelembaban 60%.
6) Hamparkan bahan membuat pupuk kompos setebal 10 cm kemudian taburi di atasnya dengan mikroorganisme pengurai secara merata. Kemudian hamparkan lagi bahan kompos di atas bahan kompos pertama setebal 10 cm. Demikian selanjutnya sampai ketinggian minimal 1 meter.
7) Tutup rapat tumpukan tersebut dengan plastik untuk menjaga kelembaban dan panas tetap konstan.
8) Cek temperatur dengan memasukan tangan kedalam tumpukan bahan kompos pada hari ke-2. Apabila panas, berarti proses penguraian berjalan dengan baik.
9) Lakukan pembalikan untuk menambah suplai udara (oksigen) dan bahan tercampur merata setiap 7 hari dengan cara mengalihkan tumpukan ketempat lainnya (sebelahnya) sambil diukur kelembabannya agar 60%. Apabila kadar air berkurang (kering) dapat dilakukan penyiraman dengan air sampai kelembabaan mencapai 60%.
10) Proses penguraian telah berakhir ditandai dengan penurunan temperatur (di bawah 30 C). Hal ini menunjukkan proses pembuatan kompos telah selesai dan tutup rapat kembali tumpukan tersebut dengan plastik untuk menjaga kadar air dan panas tetap konstan. Pembalikan dilakukan sampai 2 kali (21 hari).
11) Cek kembali temperatur tumpukan pada hari ke-21.hingga warna kompos cokelat kehitaman.
12) Saring kompos yang sudah jadi dengan saringan kawat harmonika untuk mendapatkan partikel kompos yang relatif sama.
13) Masukkan ke dalam karung dan disimpan pada ruang yang terlindung dari terik matahari maupun hujan.

Baca Juga :  Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik

KUALITAS KOMPOS SUPER

Hasil pengkajian BPTP Jawa Barat dalam pembuatan kompos super menghasilkan kompos dengan kandungan unsur hara seperti disajikan pada tabel di bawah ini.

Tabel 1. Kandungan unsur hara kompos super

Nilai C/N kompos super adalah 12. Nilai C/N 12 sangat baik sebagai pupuk organik. Warna kompos coklat kehitaman, bertekstur remah dan tidak berbau.

Baca Juga :  Genjot Produksi Pupuk Kompos Organik Desa Kraton

Secara umum, kandungan hara pupuk kompos lebih rendah dari pada pupuk kimia sehingga takaran penggunaannya lebih besar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!