Industri Agro

TaniHub: Petani Sejahtera-Indonesia Swasembada

TaniHub : Petani Sejahtera-Indonesia Swasembada. Pada pertemuan di Kantor Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian akhir Januari lalu Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyampaikan keprihatinanya terhadap kondisi petani bawang merah yang sulit untuk sejahtera.
“Ini sangat memprihatinkan; petani yang bekerja keras siang malam, tapi pedagang yang merasakan keuntungan sangat besar,” ucap Menteri kelahiran Sulawesi Selatan itu sebagaimana yang dilansir oleh website resmi kementerian pertanian.

Beberapa hari kemudian penulis berkesempatan berjumpa dengan petani bawang merah yang mengeluhkan curah hujan tinggi dan rendahnya harga komoditas mereka. Padahal di saat yang sama harga bawang merah di pasaran cukup tinggi jika dibanding harga jual petani. Sekarang bukan cuma mencari apa yang salah? Tapi juga menciptakan apa solusinya?

Baca Juga :  Aplikasi Media Internet Kini Jadi Sahabat Baru Petani Indonesia

TaniHub: Terobosan Pemasaran

Melihat realita di lapangan setidaknya penulis sadar bahwa kita sibuk mencari kesalahan tanpa berani menghasilkan solusi sebagaimana yang ditawarkan oleh Miftachul Choiri, William Setiawan, Michael Jovan Sugianto, Wawan Setyawan, dan Wahyu Setyo Nugroho melalui start up yang mereka dirikan yaitu TaniHub. StartUp tersebut berangkat dari sistem penjualan di pertanian yang membebaskan tengkulak bermain harga dan menekan petani. Karena itu, TaniHub dibentuk untuk memberi keadilan bagi petani. Semakin pendek rantai distribusi suatu komoditas, semakin leluasa biaya operasional ditekan sehingga harga komoditas menjadi relatif lebih murah.

TaniHub mencoba membangun akses langsung bagi hotel, restoran, katering, hingga penjual sayur di perumahan ke petani terpercaya yang ada dalam jaringan mereka. Tujuannya adalah menjaga harga komoditas hasil pertanian agar selalu stabil dan keberadaan stok bagi para konsumen premium mereka.
Menurutnya CEO TaniHub Miftachul Choiri Indonesia dengan segudang potensi alamnya seharusnya sudah bisa mencapai tahap swasembada pangan. TaniHub ingin membantu mewujudkan mimpi patani bisa hidup layak.
Saat ini, TaniHub bekerja sama dengan petani di Bogor untuk pemasok barang-barang yang mereka sediakan. Namun ke depan, mereka berencana untuk menggandeng lebih banyak lagi petani dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Transfer Embrio, Generasi Baru untuk Peternak

Proyeksi TaniHub

Selama menjalankan operasional 4 bulan TaniHub telah memiliki sekitar 200 pengguna hanya dengan tim yang berjumlah lima orang. Pengambilan keuntungan dari aplkasi ini dilaksanakan dengan mengambil margin antara pembelian barang ke petani dan penjualan barang ke konsumen. Selain itu Ke depannya juga berencana menambahkan Menu Resep pada pembaruan aplikasi mereka.
Tantangan terbesar TaniHub adalah proses seleksi petani. Hal ini dianggap penting sebab berpengaruh terhadap komitmen dan kualitas produk.
Bagi yang berminat menjadi pelanggan dari TaniHub harap bersabar karena layanan ini baru tersedia untuk wilayah jabodetabek. Tapi jika terlanjur penasaran bisa langsung download aplikasinya via smartphone atau kunjungi https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tanihub.beta&hl=en .

Baca Juga :  Agro Techno Park Jadi Percontohan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!