close
Kesehatan

Bahaya Formalin Pada Buah Impor dan Bahaya Pengawetnya Untuk Kesehatan

Membanjirnya buah impor di pasar Indonesia, saat memasuki musim panen raya buah lokal, menjadi sebuah topik yang menarik untuk di sajikan. Redaksi Agropedia Indonesia akan memberikan informasi tentang bahaya dari buah impor yang harus kita waspadai .

Buah Impor Mengandung Formalin

Buah Impor banyak yang mengandung formalin, informasi tersebut bukan sekedar rumor akan tetapi kita sebagai konsumen dapat melihat dan waspada jika menemukan kondisi buah bagian kulitnya terlihat kencang dan segar meski sudah berbulan-bulan dipanen. Sebagai tambahan informasi, sebelum buah di jual di pedagang, buah impor terlebih dahulu di karantina minimal tiga sampai enam bulan pasak buah tersebut masuk di Indonesia.

Sedangkan buah lokal, rantai di dtribusinya jauh lebih pendek dibanding impor. Buah dan sayur Nusantara paling aman untuk dikonsumsi karena bebas racun, pengawet dan penyakit yang bisa ditimbulkan dalam perlakuan pascapanen.

Formalin Pada Buah Di Pasaran Harus Dikenali

Umumnya buah yang diberi formalin adalah jeruk, anggur, dan apel. Formalin pada buah yang dijual secara bertangkai, misalnya lengkeng dan anggur, dapat lebih mudah dikenali. Jika tangkainya sudah tampak layu, sementara buahnya masih sangat segar dengan bau menyengat yang bukan bau buah, patut diwaspadai.

Efek racun yang akan kita konsumsi bagi tubuh manusia, formalin dikenal sebagai zat beracun, karsinogen (menyebabkan kanker), mutagen yang menyebabkan perubahan sel dan jaringan tubuh. Gangguan pada persarafan berupa susah tidur, sensitif, mudah lupa, sulit berkonsentrasi. Pada wanita akan menyebabkan gangguan menstruasi dan infertilitas.

Bahaya Menyuntikkan Zat Pewarna Pada Buah

Untuk menambah gairah tampilan buah impor,  para penjual buah biasanya menyuntikkan Zat Pewarna. Kita bisa melihat ciri-ciri dari buah impor yang didutik pewarna. Diantaranya adapun ciri-ciri buah yang telah di suntik dengan zat berbahaya biasanya meninggalkan bekas lubang kecil agak dalam. Bekas suntikan umumnya berada di bagian ujung yang ada tangkai buahnya.Khusus buah yang sudah disuntik dengan pewarna tekstil, biasanya warnanya lebih terang dan meninggalkan bekas di mulut. Zat pewarna biasanya diberikan pada bua pier, mangga, belimbing, pisang, jeruk, dan semangka.

Jika tertelan dapat menimbulkan gejala keracunan dan air seni berwarna merah atau merah muda. Apabila dikonsumsi terus-menerus, maka zat warna sintetik akan tertimbun dalam tubuh dan dapat merusak fungsi organ-organ tertentu, terutama hati dan ginjal.

Buah Mengandung Lilin dan Bagaimana Cara Mengetahuinya

Banyak kita lihat, buah-buah impor nampak lebih mengkilat, ternyata zat berlilin juga digunakan untuk lebih mengkilat buah yang seharusnya sudah layu. Untuk mengetahuinya cukup dengan mengerik memakai pisau dan serbuk-serbuk putih akan berjatuhan. Untuk memastikan, jika serbuk tadi dibakar akan meleleh. Daging buah yang dilapis lilin biasanya sudah tidak segar. Cara lain adalah membakar langsung buah. Jika mengandung lapisan lilin, kulitnya basah seperti minyak.

Bahaya yang akan menyertai kita, jika zat beracun tersebut seringkali kita konsumsi. Lilin sangat membahayakan kesehatan tubuh, karena tubuh kita butuh waktu lama untuk mencerna lilin. Jika zat ini terus menumpuk dalam tubuh, kemungkinan kita untuk terkena penyakit kanker sangatlah tinggi. Misalnya, kanker hati, usus, atau leukimia.

Dari data yang di dapatkan litbang agro usaha ternyata, buah lokal  terbukti lebih baik daripada buah-buahan impor karena tidak ada penanganan pascapanen berupa pengawetan. Tampilan yang baik di supermarket belum tentu memiliki kualitas yang baik. Di samping petani meningkatkan produktivitas buah dan sayur di Indonesia, kita sebgai warga Indonesia patut mencintai dan mengkampaynekan untuk mengkonsumsi buah lokal.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

pakan ternak, mesin pelet, mesin pertanian, peternakan, saham agro, jual benih biji buah, wisata agro, mesin pertukangan, mesin alat bangunan

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!