Bisnis

Bentuk Bantuan Pendanaan dan Mekanisme Penyalurannya

Bentuk Bantuan Pendanaan dan Mekanisme Penyalurannya. Perlu dimengerti oleh para pembaca bahwa pada kenyataannya, di zaman sekarang ini, tidak ada sesuatu bantuan itu yang gratis.  Yang ada adalah sifat saling kerja sama untuk saling menguntungkan.

Pihak lembaga pen dana an atau lembaga donor pasti mempunyai suatu misi tertentu dimana lembaga tersebut pasti menginginkan misinya tercapai.  Ada yang mempunyai misi mendapatkan keuntungan materi misalnya dananya bertambah dan ada juga yang mempunyai misi service misalnya tujuan program yang dipunyainya dapat tercapai.

Oleh karena itu, setiap bantuan pendanaan, pihak pemberi bantuan pendanaan pasti mempunyai persyaratan hasil yang harus dipenuhi oleh pemohon sebagai imbalan dari bantuan pendanaan yang diberikan ke pemohon.

Berdasarkan atas imbalan yang harus dikembalikan oleh pemohon kepada lembaga donor, maka dapat dikelompokkan sifat/bentuk bantuan pendanaan yang ada di Indonesia sebagai berikut:

1.   Bantuan Infaq/sedekah/zakat/hadiah

Infaq/sedekah/zakat/hadiah dapat merupakan salah satu bentuk bantuan pen dana an bagi seseorang/kelompok/organisasi tertentu. Pemberi dana tidak akan meminta pengembalian apapun terhadap bantuan yang telah dikeluarkan, tidak juga laporan pemakaian atau hasil pemakaian dana tersebut.  Bantuan dana ini sifatnya pemberian sukarela atau charity. Pemberi bantuan dana jenis ini biasanya adalah perorangan.

Baca Juga :  Syarat Pendirian Perusahaan ( PT )

Baca Juga: Dana Hibah Pelaku Usaha 2017 Tanpa Syarat

Baca Juga: Bentuk Bantuan Pendanaan dan Mekanisme Penyalurannya

Baca Juga: Bentuk Pembiayaan Dana Bantuan

Baca Juga: Sasaran Dana Dari Lembaga Bantuan Hibah

Baca Juga: Mekanisme Penyaluran Dana Oleh Lembaga Donor

Baca Juga: Contoh Proposal Dana Bantuan Budidaya Ikan

Baca Juga: Akses Lembaga Donor Dana Hibah Untuk Pelaku Usaha dan Organisasi

Baca Juga: Daftar Lembaga Penyedia Dana Pembiayaan

Baca Juga: Program Kemitraan Binaan Semen Gresik dan Tata Cara Pengajuan Pinjaman Mitra Binaan Semen Gresik

Baca Juga:  Perbedaan Kewirausahaan Kewiraswastaan dan Entrepreneurship

Baca Juga:  Orang Sukses Memiliki 9 Kecerdasan Emosi

Baca Juga: Syarat dan Prosedur Pendirian CV Perseroan Comanditer

Baca Juga: Optimalkan Bisnis Dengan SEO Website Bisnis Anda

Baca Juga: Sepuluh Kunci Entrepreneur Muda Mencapai Kesuksesan

Baca Juga: Sebab Sebab Gagalnya Bisnis

Baca Juga: Prosedur Ekspor Impor Perdagangan Trading

Baca Juga: Tahap dan Cara Mendirikan Perusahaan PT

Baca Juga: Privat Label Brand Semakin Berkembang

Baca Juga:  Rahasia Sukses Bos Bos Jepang

Baca Juga :  Sasaran Dana dari Lembaga Bantuan Hibah

Baca Juga: Kunci Menjadi Wirausaha Sukses

Baca Juga: Cara Sukses Memasarkan Bisnis Online Anda

Baca Juga: 11 Pesan Nyentrik Pengusaha Kawakan Bob Sadino

Baca Juga: Tips Pengajuan Kredit Tanpa Agunan Bank Kredit Online

Baca Juga: Pebisnis Tentu Faham Bank Swift Code International

2.    Bantuan Hibah (grant).

Bentuk bantuan pendanaan ini adalah suatu bantuan yang tidak mensyaratkan kepada pemohon untuk mengembalikan bantuan yang diberikan apabila kegiatan telah selesai tetapi pemohon cukup menyampaikan laporan hasil kegiatannya.  Jadi tidak ada pembayaran balik dari penerima ke pemberi bantuan dana. Hasil kegiatan ini biasanya akan dipakai oleh lembaga donor tersebut sebagai salah satu pencapaian kegiatan lembaga donor. Hibah pada umumnya tidak hanya berbentuk modal/dana cash, tetapi bisa juga tenaga ahli dan manajemen, maupun alih teknologi. Hibah ini dapat berasal dari satu Negara (bilateral) dan dapat juga dari suatu lembaga pendanaan regional atau internasional (multilateral) misalnya lembaga-lembaga dibawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP, FAO, WHO, dan lain-lain).

3.    Bantuan Pinjaman (loan).

Sesuai dengan namanya, yakni pinjaman, maka pemberi bantuan dana ini akan meminta kembali dana yang telah diberikan, artinya penerima dana berkewajiban mengembalikan dana yang dia peroleh. Pinjaman sifatnya merupakan bantuan dana dalam jangka waktu tertentu dan penerima bantuan harus membayar kembali pinjaman serta bunganya bila telah jatuh waktunya. Bunga pinjaman ada yang bersifat sangat kecil atau biasa disebut pinjaman lunak (soft loan) dan ada juga yang bersifat bunga komersial.

Baca Juga :  Cara Mendapatkan Modal Usaha Dalam Berbisnis Banyak Alternatif, Mau tau ?

Semisal Bank Pembangunan Asia, dan lain-lainnya. Selain pinjaman dari pemerintah atau lembaga keuangan regional/internasional, lembaga keuangan swasta pun dapat memberikan pinjaman dengan syarat-syarat tertentu yang telah ditetapkan.

Pinjaman bunga lunak biasanya diberikan oleh suatu lembaga pemerintah baik itu pemerintah Indonesia maupun pemerintah asing (bantuan luar negeri). Apabila bantuan pinjaman ini berasal dari luar negeri, maka sumber pendanaan tersebut dapat berasal dari satu Negara (pinjaman bilateral) atau dari suatu lembaga keuangan regional atau internasional (pinjaman multilateral) seperti Bank Dunia.

Comments

comments

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

mesin alat pertanian, bibit tanaman, benih, mesin pakan ternak, mesin pembuat pakan ternak sapi, mesin pelet ayam, mesin pembuat pelet, mesin pakan ternak, broiler chicken, Broiler Poultry, harga doc broiler, jenis ayam broiler, ayam broiler, broiler doc, agro bank, idx agro, agro saham, BRI agro, fattening beef cattle, beef cattle, mesin pembuat pakan ternak sapi

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!