close
Pertanian

Cara Budidaya Menanam Melon Merah dengan Pupuk Petroganik, Dolomit dan Phonska

Menanam melon dengan cara yang baik dan benar dengan perawatan intensif perlu diperhatikan, ditunjang dengan pemeliharaan, pemupukan, pembibitan, dan pemeliharaan. Berikut teknik budidaya melon terbaru, berikut lain waktu kita bahas cara menanam melon hidroponik. 

Nama ilmiyah MELON (Cucumis melo)

 

Pengolahan Tanah

  • Tanah diolah dengan bajak atau cangkul 30 hari sebelum tanam. Kemudian dibuat guludan lebar 1.2 m, tinggi 20 cm, panjang 15 m atau menyesuaikan lahan, jarak antar guludan 40 cm. Pupuk Petroganik diberikan dengan cara dicampur dengan tanah bagian atas bedengan sebanyak 2 ton/ha.
  • Pupuk dasar (seperti pada tabel) diberikan dengan cara disebar pada permukaan bedengan dan diaduk rata serta diberi Petrofur-3G/Sidafur-3G 17 kg/ha.
  • Guludan ditutup mulsa plastik hitam perak (MPHP), selanjutnya dibuat lubang tanam diameter 10 cm, jarak antar lubang tanam 60 cm, antar baris 80 cm, dan lubang penyitaman pada titik diagonal antara 4 lubang tanam.
  • Pada lubang tanam dipasang ajir bambu setinggi 2 m dengan posisi semivertikal menyilang seperempat bagian atas ujung ajir. Pada persilangan dan sisi-sisi ajir pada ketinggian 60 cm dihubungkan dengan gelagar.

 

Baca Juga :  Jenis dan Manfaat Unsur Hara Makro - Mikro Yang Dibutuhkan Tumbuhan

Pembibitan & Penanaman

  • Pembibitan dilakukan bersamaan dengan olah tanah, sehingga bibit siap tanam saat olah tanah selesai.
  • Media pembibitan terdiri dari campuran tanah dan pupuk kandang (3:1). Tiap m3 media ditambah 1 kg PHONSKA dan 0.5 kg Petrofur-3G/Sidafur-3G. Selanjutnya media dimasukkan ke dalam pottray (tempat pembibitan semacam pot kecil).
  • Benih yang telah diperam 24 jam, ditanam pada media dan ditempatkan pada sungkup plastik dan pencahayaannya diatur, setelah 5 hari dikenakan sinar matahari pagi.
  • Bibit umur 12 – 14 hari siap untuk dipindahkan ke lapangan.

 

Pemeliharaan

  • Tanaman seawal mungkin dirambatkan dan diikat pada ajir, tunas samping dipangkas seluruhnya kecuali tunas 8, 9, dan 10 untuk calon buah. Tunas pucuk batang utama dipangkas setelah daun ke 25 – 27.
  • Pada saat buah mencapai diameter 2 cm dilakukan seleksi buah dan dipertahankan 1 buah terbaik per tanaman.
  • Pemberian pupuk dilakukan secara bertahap. Cara dan waktu penggunaan pupuk pada tabel.
  • Penyiraman tanaman dilakukan 2-3 kali per minggu bila tidak ada hujan. Dua minggu menjelang panen penyiramana cukup 1 minggu sekali.

 

Jenis, Waktu, dan Takaran Pupuk

Jenis Pupuk Takaran (kg/ha) Takaran & Waktu Pemupukan
Dasar

0 HST

Susulan

1-8 MST

Petroganik 2.000 2.000
Dolomit 1.000 1.000
Kiserit 500 500  
PHONSKA 1.200 400 800
ZK 200 200
Jumlah 4.900 3.900 1.000

Catatan :

Pupuk PHONSKA untuk susulan diberikan 8 kali, 1 minggu 1 kali, mulai umur 1 MST, dengan cara dilarutkan dalam air, takaran per tanaman untuk umur :

  • 1-2 MST = 2.5 – 3 g/250 ml air ̴ 100-120 g/10 lt air/40 tan
  • 3-8 MST = 3.5 – 4.5 g/250 ml air ̴ 140-180 g/10 lt air/40 tan

Pupuk ZK diberikan 2 kali, mulai umur 6 dan 7 MST, dengan cara dilarutkan.

Pengendalian Hama & Penyakit

  • Hama yang sering menyerang tanaman melon adalah :

Kutu daun (Aphis sp.), lalat buah (Dacus cucurbitacea), trip (Trips papirvinus), tungau (Tetranycus sp.), oteng-oteng (Aulacophora sp.)

  • Sedang penyakit yang sering menyerang adalah :

Layu fusarium, penyakit rebah semai damping off (Phythium sp. / Rhizoctonia sp.), busuk daun (Pseudoperonospora sp.), antraknose (Celletotrichum sp.)

Panen & Pasca Panen Melon

  • Melon sudah dapat dipanen umur 55 – 85 HST, tergantung dari jenis dan lingkungannya. Untuk varitas Sky Rocket, Glamour-144, dan Golden Eagle di dataran rendah berumur 60 HST, sedangkan di dataran menengah berumur 75 hari.
  • Buah melon tipe jaring siap dipanen saat jarring sudah penuh, sedangkan tipe tanpa jaring buah berubah menjadi pucat. Tanda lain diantaranya adalah terdapat rekahan pada pangkal tangkai buah dengan buah, dan buah berbau harum.
  • Panen dilakukan pada pagi atau sore hari. Cara memanen sebaiknya dengan memotong batang di sekitar tangkai buah (bentuk “T”).
  • Buah yang telah dipetik sebaiknya tidak ditumpuk, dan selanjutnya diletakkan pada tempat kering, sejuk, dan berventilasi baik. Perlakuan berikutnya adalah sortasi, grading, pelabelan, dan pengemasan.

Demikian dulu tentang Cara Budidaya Menanam Melon Merah dengan Pupuk Petroganik, Dolomit dan Phonska. Semoga menambah pengetahuan kita. Lain waktu kita bahas  khasiat buah melon kuning, kandungan dan manfaat buah melon untuk ibu hamil, manfaat untuk diet, kandungan gizi , cara menanam melon di halaman rumah dan hidroponik, teknik budidaya melon terbaru di musim hujan, cara perawatan tanam melon golden di musim kemarau. salam petani sukses. /petroganik

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!