close
Jagung

Cara Budidaya Tanaman Jagung Baby Corn di Lahan Sawah Sampai Panen

Cara Budidaya Tanaman Jagung Baby Corn di Lahan Sawah Sampai Panen. Perlu cara khusus untuk menanam jagung, mulai dari Pengolahan Lahan, cara Penanaman, cara pemeliharaan, cara Penyiangan, cara Pembuangaan bunga jantan, cara panen dan pasca panen.

Nama Latin Jagung: Zea Mays

Nama Inggris: Baby Corn
Famili : POACEAE

1. Cultivar

Bright jean, SD2, Honey Jean, Honey Pearl

2. Pengolahan Lahan

– Tanah diolah dengan dibajak/dicangkul. Gulma dan rumput liar dicabut dan dibuang. Beri pupuk kandang sebanyk 2 ton/ha ditaburdiatas tanah lalu dicangkul hingga tercampur merata dengan tanah. Beri tambahan kapur (jika
perlu) hingga pH 6-7. Setelah tanah diolah buat gulu dan berukuran 2.6 x 25 m

– Buat parit dengan tinggi 20 cm dan lebar 40 cm

3. Penanaman


– Buat lubang tanam dengan ukuran 65 x 15 cm
– Satu lubang tanam cukup diisi satu benih disertai pemberian furadan 1-2 gr pada setiap lubang.
– Lakukan pemupukan dengan pupuk dasar yaitu urea, SP36 KCl. Pemberian pupuk dilakukan dengancara ditugal

dengan jarak 5 cm dari setiap lubang.

4. Pemeliharaan

Penyiraman

– Penyiraman dilakuakn sesaat setlah penanaman benih untuk membantu perkecmbahan benih. Selanjutnya dilakukan satu kali perhari selam minggu pertama. Penyiraman selanjutnya dilakukan kembali setelah memasuki minggu ke-4 (saat pembentukan tonggol).

Perlu diperhatikan, penyiraman dilakukan secukupnya agar tidak membuat tanaman mati membusuk.

Penyiangan

– Penyiangan dilakukan sesering mungkin dengan membersihkan atau mencabuti tanaman liar
(gulma).

Pembumbunan

– Dilakukan bersamaan dengan penyiangan pertama dan pada minggu kelima.

Pemberian pupuk lanjutan

– Pemupukan yang kedua dan ketigan diberikan pada umur 3, dan 6 MST. Pupuk ditaburkan pada larikan berjarak 3 cm untuk tanamn Perkiraan dosis dan waktu aplikasi pemupukan disajikan pada

Tabel 9. Rekomendasi Pupuk untuk Baby Corn pada Tanah Mineral dengan Tingkat Kandungan P
dan K Sedang (Maynard and Hocmuth, 1999)

Umur Urea ZA SP36 KCl Target
pH
Kg/ha/musim tanam 6.5
Preplant 249 311 112 –
3MST 124 56 –
6 MST 124 56 –
MST = Minggu Setelah Tanam

Pembuangaan bunga jantan

– Detasseling dilakukan 40 hari setelah tanam ( pada daerah dataran rendah ) dan sekitar 55 hari untuk
daerah dataran tinggi. Caranya dengan mencabut tangkai bunga jantannya.

5. Panen dan Pasca panen Jagung

– Panen pertama jagung dapat dilakukan pada hari kedua setelah tongkol muncul. Panen berikutnya dilakukan setiap hari sekali. Segera disortir sesuai dengan grade yang sesuai pesanan pasar

Baca Juga :  Tahap Pembibitan Budidaya Jahe Cepat Panen
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!