close
Pertanian

Cara Budidaya Tanaman Tebu Hijau dan Pemupukannya

Keuntungan budidaya tanaman tebu hitam hijau dan kuning pasti untung, karena jadi keperluan pokok sebagai bahan dasar gula dan ampasnya molase dijadikan pupuk. Tebu perlu cara menanam dan pemupukan yang intensif, sehingga dapat tumbuh secara baik. Berikut cara menanam, pemupukan, panen tebu.

TEBU = Nama Ilmiyah (Sacharum officinarum)

 

Pengolahan Tanah

PEngolahan tanah pada tanaman tebu bertujuan untuk membuat lingkungan tempat tumbuh tanaman sebaik-baiknya, pekerjaan pengolahan tanah pada tanaman tebu meliputi :

  • Pembuatan saluran pemasukan.

Pembuatan saluran pemasukan air yang berfungsi untuk pengairan dengan ukuran lebar 25 – 30 cm, dalam 20 – 25 cm, pada tempat yang tinggi, tegak lurus dengan juringan dan saluran patusan.

  • Pembuatan saluran pembuangan.

Pembuatan saluran pembuangan berfungsi sebagai pembuangan air, yang dibuat mengelilingi lahan, dengan ukuran lebar bagian atas 60 cm, lebar bagian bawah 50 cm, kedalaman 70 cm.

  • Pembuatan got patusan.

Pembuatan got patusan sejajar dengan juringan, jarak antar got patusan untuk tanah ringan 15 – 20 m sedang untuk tanah berat 10 – 12 m dengan lebar bagian atas 40 cm dan bawah 30 cm kedalaman 40 cm.

  • Pembuatan juringan.
Baca Juga :  Mengenal Manfaat dan Khasiat Beras Hitam Untuk Kesehatan

Pembuatan juringan ini sangat penting karena disinilah nanti tebu ditanam, lebar juringan 20 – 25 cm, dalam 30 – 35 cm, jarak anatr pusar juringan 1 – 1.2 m, panjang 50 m. pembuatannya biasanya dilakukan dengan penggalian dua tahan, masing-masing dengan kedalaman 15 cm.

 

Bibit

  • Bibit untuk tanaman tebu yang baik dari bagal 2 mata atau rayungan 2 mata.
  • Untuk 1 m juringan dibutuhkan 5 bagal (10 mata).
  • Bibit dari bagal sebaiknya dipisahkan antara yang bagus bagian bawah, tengah, dan atas.

 

Penanaman

  • Sebelum tanam dilakukan pemupukan dasar dan dibuat kasuran lebih dahulu dengan cara memberikan pupuk dasar dan ditutup dengan tanah setebal 5 cm, kemudian diairi.
  • Cara tanam dengan membenamkan bibit ke dalam kasuran, mata tunas menghadap ke samping, setelah tanam diairi.

 

Penyulaman

  • Bahan untuk penyulaman dari bibit dederan atau ceblokan.
  • Penyulaman dilakukan setelah 2 minggu tanam.
  • Penyulaman dilakukan apibila terdapat 50 cm panjang barisan tanaman kosong.
Baca Juga :  Cara Menanam Lombok Besar / Cabe Merah dibantu Pupuk Phonska Sampai Panen Melimpah

 

Pemupukan & Pembumbunan

  • Dosis pupuk untuk tebu 1.000 kg Petroganik, 480 kg PHONSKA, 440 kg ZA, dan 80 kg KCL
  • Pemupukan dasar diberikan sesaat sebelum tanam.
  • Pemupukan susulan diberikan pada umur 35 – 45 HST bersamaan dengan turun tanah I (Pembumbunan I) dengan cara ditebar di juringan sekitar baris tanaman kemudian ditutup tanah dan diairi.

 

Jenis, Waktu, dan Takaran Pupuk Pada Tebu

Jenis Pupuk Takaran (kg/ha) Takaran & Waktu Pemupukan
Dasar 0 HST HST 35 – 45
Petroganik 1.000 1.000
PHONSKA 480 240 240
ZA 440 220 220
KCL 80 80
Jumlah 2.000 1.460 540

 

Pemeliharaan  Tebu

  • Pengairan dilakukan dengan cara di leb 2 – 3 minggu 1 kali terutama setelah pemupukan, pengairan dihentikan saat umut tanaman 9 – 10 bulan atau 2 – 3 bulan sebelum tebang.
  • Saluran air diperlukan terutama pada musim hujan.
  • Pembumbunan (turun tanah) sebaiknya dilakukan 3 kali, yaitu pada umur 1 bulan, 2.5 bulan, dan 3.5 – 4 bulan.
  • Klentek sebaiknya dilakukan 3 kali yaitu pada umur 2 bulan, 4 bulan dengan tujuan memudahkan pemeliharaan, dan pada saat menjelang panen dengan tujuan meningkatkan kadar gula dan memudahkan penebangan.
Baca Juga :  Musim Panen Buah Garbis atau Blewah (Curcumis melon)

 

Pengendalian & Penyakit Tebu

Beberapa hama penting pada tanaman tebu sbb :

Penggerek batang, penggerek daun, tikus, ulat api, serta penyakit pembuluh, mozaik, dan blendok.

 

Panen & Pasca Panen Tebu

  • Panen dilakukan pada saat masak optimal dengan ciri-ciri daun hijau kekuning-kuningan.
  • Pemotongan dilakukan tepat di atas permukaan tanah dan diusahakan waktu pemotongan dongkelan tidak rusak karena merupakan calon tanaman yang akan dating.
  • Pemotongan bagian ujung 30 – 40 cm dari daun terakhir.

 

Kaprasan Tebu

  • Pembakaran sisa-sisa tebangan (daun tebu, sampah, dll).
  • Pengaprasan dilakukan dengan memotong sebagian sisa tanaman (dongkel), selanjutnya pemeliharaan seperti pada tanaman baru.

Sekian dulu Cara Budidaya Tananaman Tebu Hijau dan Pemupukannya. Semoga menjadi tambahan pengetahuan buat petani indonesia. salam sukse

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!