Cara Daftar Anggota BPJS Online dan Offline dengan Syarat Terbaru

Cara Daftar Anggota BPJS Online dan Offline dengan Syarat Terbaru. Bagi Anda yang hendak mendaftar ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, ada persyaratan baru yang harus diperhatikan. Jangan lupa bawa fotokopi buku rekening bank Mandiri, BNI, atau BRI. Pilih salah satu bank.

Persyaratan anggota BPJS mulai berlaku sejak 1 November 2018, sesuai Peraturan Direksi Nomor 4 Tahun 2018. Sebelumnya, daftar BPJS Kesehatan cukup membawa fotokopi kartu keluarga, KTP, dan pas foto ukuran 3×4. Selain itu, jika yang didaftarkan atas nama orang lain, pendaftar mesti membawa surat kuasa bermaterai. Satu lagi. Seluruh nama yang tertera dalam kartu keluarga, harus didaftarkan semua.

Untuk mendaftar BPJS ada dua cara yang bisa ditempuh yaitu secara konvesional (offline) dan online. Jika secara offline pastinya anda harus pergi ke kantor BPJS terdekat yang ada di kota anda dengan konseuensi anda harus siap mengantri. Nah cara kedua bisa dilakukan secara online dimana anda mendaftar secara langsung melalui situs resminya.

Syarat-Syarat  Yang Harus disiapkan

Persyaratan daftar BPJS antara yang langsung ke kantor dengan yang online tidak berbeda jauh. Berikut ini adalah persyaratannya:
1. KK (kartu keluarga)
2. Kartu NPWP
3. Alamat Email dan No HP anda untuk konfirmasi pendaftaran.
4. Nomor Rekening Penanggung yang digunakan untuk pembayaran Iuran

Cara Daftar BPJS  Secara Online

Jika semua persyaratan yang disebut diatas telah anda persiapkan maka selanjutnya anda bisa memulai daftar bpjs secara online.

Berikut  adalah Langkah Pendaftaran Secara Online:

1.    Persiapkan semua berkas dan alat tempur (laptop/tablet/smartphone + koneksi internet).
2.    Buka alamat situs resminya di http://bpjs-kesehatan.go.id
3.    Cari menu Pendaftaran Online e-Registration yang ada di pojok kiri atas kemudian klik.
4.    Setelah itu anda akan dihadapkan pada halaman dimana akan dijelaskan persyaratan yang harus disiapkan jika semua sudah lengkap klik tombol “Pendaftaran”.
5.    Kemudian akan muncul form pendaftaran yang harus anda isi dengan data diri sesuai KTP maupun data-data anda.  Adapun form yang harus anda isi diantaranya adalah  alamat, tempat tanggal lahir, nomor handphone, alamat email , dan kantorcabang BPJS terdekat di kota anda dimana nanti anda akan mengambil kartu BPJS saat sudah jadi.
6.    Buka halaman web bpjs-kesehatan.go.id dari browser anda, bisa diakses melalu PC maupun mobile phones/tablet.
7.    Isi data yang telah disediakan yakni identitas yang mencakup data diri serta pilihan kelas yang ditawarkan, alamat lengkap, fasilitas kesehatan yang mencakup Faskes Tingkat I serta Faskes Gigi dengan pilihan instansi yang anda pilih sebagai tempat rujukan, serta yang terakhir khusus untuk Warga Negara Asing (WNA) yang ingin mendapatkan fasilitas BPJS.
8.    Pilih biaya iuran perbulan. Ada 3 pilihan dari kelas III hingga kelas I dengan rentang biaya dari 25.500 hingga

       59.500 ribu rupiah perbulannya.
9.     Simpan data serta tunggu email notifikasi nomor registrasi di email anda. print lembar Virtual Accountnya
10.    Lakukan pembayaran di bank yang telah ditunjuk seperti BNI, BRI, serta Mandiri.
11.    Setelah menyerahkan uang serta Nomor Virtual pada Teller Bank nanti akan mendapat bukti pembayaran.
12.    Sekarang BPJS kesehatan anda sudah aktif, silahkan cek email akan ada balasan dari BPJS berupa E-ID Card

         Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yg bisa diprint sendiri serta valid, Atau
13.   Print kartu BPJS di kantor cabang BPJS terdekat. Ingat, tidak perlu mengambil nomor antrian lagi di Kantor BPJS

      langsung saja ke bagian Print kartu BPJS Kesehatan nya, cukup memberikan semua data sebelumnya, form isiannya Virtual account, serta bukti payment.

Catatan:

Dalam memilih kelas perlu diketahui terutama bagi yang Non-PBI (Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan)

Kelas 1 / orang = Rp 59.500/bulan
Kelas 2 / orang = Rp 42.500/bulan
Kelas 3 / orang = Rp 25.500/bulan

Penting dalam Cara Daftar BPJS Online !

  • Daftar Sebaiknya Awal Bulan biar Tidak Rugi
  • Faskes keterangan (IGD) maksudnya hanya melayani keadaan darurat, tidak melayani pengobatan
  • Faskes keteragan (JST) maksudnya bekas kerjasama dengan Jamsostek, bisa melayani layanan BPJS Kesehatan keseluruhan
  • Untuk Pendaftaran BPJS Online Kartu E-ID bisa diprint sendiri dan valid
  • Pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulannya, jika terlambat akan dikenai denda sebesar 2%
  • Tidak ada perbedaan dalam pelayanan medis di kelas I, kelas II, maupun kelas III. Jenis obat, kualitas obat, penanganan medis, semuanya sama rata. yg berbeda hanya pelayanan non-medisnya, seperti kelas ruang inap. Kelas I dirawat di ruang inap kelas I, kelas II di ruang inap kelas II, kelas III di ruang inap kelas III
  • Biaya Naik Kelas Kamar Rawat Inap, Misal terdaftar kelas 1 (13 juta) ingin naik jadi kelas VIP (16juta), maka total biaya = harga VIP (16 juta) dikurangi Tarif INA-CBGs (5 juta) (bukan harga VIP dikurangi harga kelas 1)

Mendaftar Anggota BPJS Kesehatan secara Offline

  1. Siapkan berkas yg dibutuhkan  yakni FC KTP, FC KK, pas foto 3×4 berwarna 2 lembar, serta formulir yg diisi di tempat pendaftaran. Formulir yg diisi memiliki format yg sama dengan formulir online.
  2. Datang ke kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial terdekat dan ambil nomor kode pendaftaran. Antisipasi antrian dengan mendatangi kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sepagi mungkin.
  3. Setelah mendapatkan nomor kode pembayaran, setorlah sejumlah uang ke bank yg telah ditunjuk seperti BNI, BRI, dan Mandiri.
  4. Bawa bukti setoran ke kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan anda akan mendapatkan kartu anggota./.jamsosindonesia.com

 

TIPS DAFTAR BPJS ONLINE DAN OFFLINE

  • Sebaiknya lakukan pendaftaran di awal bulan, karena jika di akhir bulan maka ketika masuk awal bulan anda sudah dikenakan biaya iuran.
  • Pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulannya, apabila terjadi keterlambatan maka dikenakan denda sebesar 2%.
  • Tidak ada perbedaan pada pelayanan medis di kelas I, kelas II, maupun kelas III. Jenis obat, kualitas obat, penanganan medis, semuanya sama rata.
  • Perbedaan hanya terdapat pada pelayanan non-medis, seperti kelas untuk ruang inap. Kelas I dirawat di ruang inap kelas I, kelas II di ruang inap kelas II, kelas III di ruang inap kelas III.
  • Jika ingin ganti kelas rawat inap maka ada biaya tambahan. Contoh:  Si A mendaftar di kelas I dengan biaya tagihan sebesar 7 Juta rupiah dan ingin pindah naik ke kelas VIP dengan biaya tagihan 10 Juta, maka penghitungan biaya pembayarannya adalah sebagai berikut: harga kelas I yaitu 10 juta di kurangi tarif INA-CBGs Rp 5 juta, bukan harga VIP dikurangi harga kelas I.

Demikian Cara Daftar Anggota BPJS Online dan Offline dengan Syarat Terbaru, semoga bermanfaat

 

tag: anggota BPJS, Cara Daftar Anggota BPJS Online, Cara Daftar Anggota BPJS Offline, alamat kantor BPJS, beda asuransi kesehatan dan BPJS, cara menonaktifkan kartu bpjs, brosur bpjs kesehatan, cara menonaktifkan kartu jamsostek, bpjs untuk tni dan polri, cara menghentikan kartu bpjs, cara menutup kartu bpjs, cara menutup kartu bpjs, asuransi dan bpjs, menutup kartu bpjs, brosur bpjs, kelas 1 bpjs, kelas 2 bpjs, kelas 3 bpjs, premi kelas 1 bpjs, kantor bpjs bali, kantor bpjs banyuwangi, kantor bpjs batu malang, kantor bpjs blitar, kantor bpjs bojonegoro, kantor bpjs gresik, kantor bpjs jombang, kantor bpjs kediri, kantor bpjs kraksan, kantor bpjs lamongan, kantor bpjs madura, kantor bpjs malang, kantor bpjs mojokerto, kantor bpjs ngawi, kantor bpjs pasuruan, kantor bpjs sampang, kantor bpjs sidoarjo, kantor bpjs surabaya, kantor bpjs tuban,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!