Cara Menanam Pohon Kakao / Cokelat dengan Pupuk Kiserit dan Phonska

Cara menanam pohon Kakao atau cokelat dan membudidayakannya perlu pemupukan yang intensif dan berkala. Persiapan lahan lahan dan tanam perlu dipersiapkan dahulu, lalu pemeliharaan sampai pemupukan.

 

Nama Ilmiyah KAKAO (Theobroma cacao L.)

 

Persiapan Lahan Pohon Kakao

  • Pembuatan saluran air disesuaikan dengan kemiringan tanah.
  • Lubang tanam dibuat 3 bulan sebelum tanam dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm, setelah lubang tanam dibuat dibiarkan terbuka. 2 bulan kemudian diisi dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan perbandingan 3 : 2 : 1 dan ditambahkan Petrofur-3G/Sidafur-3G sebanyak 100 gr.
  • Jarak tanam menanam pohon kakao 3 m x 3 m, populasi 1110 – 1200 tanaman/ha.
  • Pemasangan ajir pada lubang tanam yang telah berisi media.

 

Persiapan Menanam Pohon Kakao

  • ­­ Bibit kakao ditanam apabila naungan telah berfungsi baik (intensitas cahaya 30 – 50 %)
  • Penanaman sebaiknya dilakukan pada musim hujan.
  • Tanam dengan cara melepas polibag dan diusahakan tanah yang menempel pada bibit tanaman tidak rusak.
  • Pemberian ajir bertujuan agar tanaman tidak goyang bila terkena angin dan hujan, kemudian dilakukan penyiraman.

 

Pemeliharaan Kakao

  • ­­Tanah disekitar bibit kakao muda harus bersih dari gulma dengan cara member mulsa.
  • Penyulaman pada tanaman yang mati atau kerdil.
  • Pemupukan dilakukan dengan cara membenamkan pupuk secara melingkar dibawah tajuk tanaman bersama-sama dengan penyiangan, pendangiran, pembumbunan, dan pemberian pupuk Petroganik.

 

Pemupukan pada Awal & Akhir Musim Hujan sbb :

Umur Tanaman Takaran Pemupukan gr/pohon/th
PHONSKA Kiserit Petroganik
1 Tahun 400 50 500
2 Tahun 500 60 500
3 Tahun 600 75 750
4 Tahun 700 100 750
5 Tahun 800 125 1.000
>6 Tahun 1.000 150 1.000

 

Pemangkasan Pohon Kakao

  • Pemangkasan asal perbanyakan generative.
  1. Pangkas bentuk, dilakukan pada TBM, dipelihara 3 cabang primer yang tumbuhnya kuat dan seimbang, sedang cabang sekunder diatur agar tumbuh seimbang.
  2. Pangkas pemeliharaan dan produksi, dilakukan pada TM, cabang yang dipangkas meliputi : cabang sakit, cabang yang terlindungi/melindungi dan cabang yang masuk dalam tajuk tanaman, pemangkasan 6-8 kal pertahun, sedangkan untuk tunas air 2-4 minggu sekali.
  3. Pangkas tajuk, dilakukan 1 kali setahun untuk membatasi tinggi tajuk tanaman maksimum 4 m, dilakukan pada awal musim hujan pada saat tanaman tidak sedang berbunga atau sebagian buah masih pentil.
  • Pemangkasan asal perbanyakan vegetative

Dilakukan setelah tanaman rimbun. Dipilih cabang yang kuat, besar, dan arah pertumbuhan seimbang. Pemangkasan selanjutnya dengan mengatur agar arah pertumbuhan cabang sekunder merata, seimbang, dan tidak saling menutupi.

Pengendalian Hama & Penyakit

Jenis hama dan penyakit yang dominan pada tanaman kakao adalah :

  1. Kepik Penghisap Buah (Helopeltis sp.)

Buah yang terserang akan terlihat seperti bekas tusukan berupa bintik- bintik hitam pada permukaan buah. Serangan pada daun muda dan tunas akan menyebabkan kerontokan, pemberantasan secara biologis dengan cara menggunakan semut hitam yang biasanya banyak bersarang pada pohon kelapa atau dengan menggunakan pestisida yang sesuai.

  1. Penggerek Buah Kakao

Buah muda yang terserang akan berwarna kuning pucat dan tidak berkembang, pengendalian dengan cara membuang atau memusnahkan buah yang terserang, sanitasi lingkungan, pemangkasan, pemupukan, dan membungkus buah.

Pemberantasan dengan pestisida sebaiknya dilakukan secra terpadu dan serempak dalam satu hamparan secara teratur.

  1. Penyakit kanker batang

Kulit batang agak berlekuk dan berwarna lebih gelap, terdapat cairan kemerahan kemudian tampak seperti karat, pengendalian dengan mengoles luka kupasan dengan fungisida tembaga.

 

Panen & Pasca Panen Menanam Pohon Kakao

  • Panen dilakukan pada buah kakao yang sudah masak dan ditandai dengan perubahan warna buah.
  • Tanaman kakao telah dapat dipanen pada umur 2 tahun dengan produksi puncak pada umur 7 tahun.
  • Pemetikan buah dengan pisau tajam guna mencegah agar tempat tangkal buah pada batang tidak rusak.

Sekian tentang Cara Menanam Pohon Kakao / Cokelat dengan Pupuk Kiserit dan Phonska. Lain waktu kita angkat tentang budidaya kakao unggul, cara menanam pohon coklat dari biji, cara stek kakao, budidaya kakao sambung pucuk, cara membuat bibit kakao unggul, jarak tanam kakao sambung pucuk, cara mencangkok kakao, budidaya tanaman kakao. Terimakasih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!