close
Peternakan

Inseminasi Buatan (IB) Generasi Pertama

Di antara upaya yang ada dewasa ini adalah kawin suntik yang dikenal dengan Inseminasi buatan (IB). Inseminasi Teknik modern untuk inseminasi buatan banyak dikembangkan untuk industri ternak untuk tujuan beragam di antaranya  untuk memperbaiki mutu genetika ternak. Tidak mengharuskan pejantan unggul untuk dibawa ketempat yang dibutuhkan sehingga mengurangi biaya. Mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul secara lebih luas dalam jangka waktu yang lebih lama. Meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur. Mencegah penularan / penyebaran penyakit kelamin.

Beberapa kerugian Inseminasi buatan (IB) yang harus kita ketahui diantaranya dalah identifikasi birahi (estrus) dan waktu pelaksanaan IB tidak tepat maka tidak akan terjadi terjadi kebuntingan. Akan terjadi kesulitan kelahiran (distokia), apabila semen beku yang digunakan berasal dari pejantan dengan breed / turunan yang besar dan diinseminasikan pada sapi betina keturunan / breed kecil. Bisa terjadi kawin sedarah (inbreeding) apabila menggunakan semen beku dari pejantan yang sama dalam jangka waktu yang lama. Dapat menyebabkan menurunnya sifat-sifat genetik yang jelek apabila pejantan donor tidak dipantau sifat genetiknya dengan baik (tidak melalui suatu progeny test).

Sedangkan faktor – faktor yang menyebabkan rendahnya prosentase kebuntingan disebabkan fertilitas (ganguan kehamilan) dan kualitas mani beku yang jelek / rendah, fktor manusia atau petugas Inseminator kurang / tidak terampil, bagi pemilik ternak terkadang kurang tepat dalam mendeteksi birahi betina, Jelaslah disini bahwa faktor yang paling penting adalah mendeteksi birahi, karena tanda-tanda birahi sering terjadi pada malam hari. Oleh karena itu petani diharapkan dapat memonitor kejadian birahi dengan baik dengan cara mencatat siklus birahi semua sapi betinanya (dara dan dewasa).

Inseminasi Buatan Generasi Baru Teknologi Transfer Embrio 

Untuk itu metode tersebut mulai ditingalkan, sebab kini telah ditemukan generasi baru teknologi Transfer Embrio (TE), guna menambah informasi dan wawasan bagi pembaca Agrousaha, redaksi akan memberikan ulasan tentang teknologi Transfer Embrio.  (TE) merupakan generasi kedua bioteknologi reproduksi setelah Inseminasi Buatan (IB) yang paling sering diterapkan pada ternak sapi. Dan, teknologi Transfer Embrio memiliki kelebihan dibandingkan Inseminasi Buatan, untuk informasi teknologi Transfer Embrio akan kami sajikan dalam rubrik teknologi Agro edisi yang akan datang. [] Al

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

pakan ternak, mesin pelet, mesin pertanian, peternakan, saham agro, jual benih biji buah, wisata agro, mesin pertukangan, mesin alat bangunan

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!