Sorgum

Lahan dan Iklim Usaha Tani Budidaya Tanaman Sorgum dengan Teknologi Modern

Kesesuaian Lahan dan Iklim harus diperhatikan supaya maksimal hasil panen tanaman Sorgum. Namun demikian, produktivitas sorgum di Indonesia rata-rata masih rendah, yaitu sekitar 1 t/ha, sementara itu di Amerika Serikat bisa mencapai 3,6 t/ha. Sesungguhnya sorgum memiliki daya adaptasi luas, sehingga foktor iklim tidak menjadi masalah. Selain itu, tanaman sorgum sebenarnya sudah lama dikenal dan sudah banyak ditanam petani di Indonesia.

Rendahnya produktivitas sorgum di Indonesia antara lain karena penggunaan varietas lokal yang hasilnya rendah, pemupukan minimal, dan penanaman secara tumpang sari. Petani belum menerapkan teknologi budidaya secara benar, padahal teknologi budidaya sorgum sudah tersedia dan dapat dijadikan pedoman dalam melaksanakan kegiatan usahatani sorgum.

Kesesuaian Lahan dan Iklim Tanaman Sorgum

Suhu optimum untuk pertumbuhan sorgum berkisar antara 23° C – 30° C dengan kelembaban relatif 20 – 40 %. Pada daerah-daerah dengan ketinggian 800 m dan permukaan laut (dpl) dimana suhunya kurang dari 20° C, pertumbuhan tanaman akan terhambat. Selama pertumbuhan tanaman, curate hujan yang diperlukan adalah berkisar antara 375 – 425 mm.Sorgum dapat bertoleransi pada kisaran kondisi tanah yang luas.

Tanaman ini dapat tumbuh baik pada tanah-tanah berat yang wring kali tergenang. Sorgum juga dapat tumbuh pada tanah-tanah berpasir. la dapat tumbuh pada pH tanah berkisar 5,0 – 5,5 dan lebih bertoleransi terhadap salin (garam) tanah dari pada jagung. Tanaman sorgum dapat berproduksi pada tanah yang terlalu
kritis bagi tanaman lainnya.

Tanaman Sorgum Sangat Tahan Terhadap Kondisi Lahan Kering

Sorgum sangat tahan pada kondisi lahan kering, karena domestikasinya berasal dari wilayah Afrika yang beriklim kering atau semi-arid. Selain itu, permukaan daun sorgum yang mengandung lilin, sistem perakaran yang ekstensif, fi brous, dan dalam, cenderung membuat tanaman sorgum efi sien dalam absorpsi
dan pemanfaatan air.

Hasil penelitian BATAN dan IPB menunjukkan bahwa beberapa varietas dan galur tanaman sorgum memiliki toleransi sangat tinggi terhadap lahan bergaram di daerah pesisir pantai dan lahan masam (pH tanah rendah) serta kejenuhan Al tinggi (Soenarto dan Nakanishi, 2003).

Keadaan Lingkungan yang Optimal untuk Pertumbuhan Sorgum

Keadaan lingkungan yang optimum untuk pertumbuhan sorgum adalah dengan penyebaran hari hujan yang teratur terutama pada saat tanaman berumur 4-5 minggu yaitu pada saat perkembangan perakaran sampai pada akhir per tumbuhan vegetatifnya. Menurut hasil penelitian, lahan yang cocok untuk pertumbuhan optimum tanaman sorgum adalah:

Suhu optimum : 23°-30° C
Kelembaban relatif : 20% 40%
Suhu tanah : ± 25° C
Ketinggian : ≤ 800 m dpl
Curah hujan : 375 – 425 mm/th
pH : 5,0 – 7,5

 

(BPTPJB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler

close

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!