Angsa

Pengembangan Usaha Peternakan Unggas Skala Nasional

Pengembangan usaha peternakan unggas diarahkan untuk

(a) menghasilkan pangan protein hewani sebagai salah satu upaya dalam mempertahankan ketahanan pangan nasional,

(b) meningkatkan kemandirian usaha,

(c) melestarikan dan memanfaatkan secara sinergis keanekaragaman sumberdaya lokal untuk menjamin usaha peternakan yang berkelanjutan, dan

(d) mendorong serta menciptakan produk yang berdaya saing dalam upaya meraih peluang “ekspor. Tujuan pengembangan usaha ini adalah

(a) membangun kecerdasan dan menciptakan kesehatan masyarakat seiring dengan bergesernya
permintaan terhadap produk yang aman dan berkualitas,

(b) meningkatkan pendapatan peternak melalui peningkatan skala usaha yang optimal
berdasarkan sumberdaya yang ada,

(c) menciptakan lapangan kerja yang potensial dan tersebar hampir di seluruh wilayah, dan

(d) meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan devisa negara .

 

Sasaran pengembangan usaha peternakan unggas terbagi sesuai pengembangan komoditas yang terdiri dari ayam ras, ayam lokal dan itik. Sasaran pengembangan agribisnis komoditas ayam ras lebih ditujukan untuk

(a) meningkatkan produktivitas dan produksi ayam pedaging dan petelur sehingga produknya dapat lebih terjangkau oleh masyarakat luas dari sisi harga dan akses perolehan, dan

(b) mengurangi ketergantungan bahan baku impor, utamanya untuk komponen pakan .

 

Sasaran pengembangan komoditas agribisnis ayam lokal adalah

(a) menekan angka kematian melalui penyediaan obat hewan dan vaksin dalam jumlah yang cukup dan terjangkau oleh masyarakat,

(b) meningkatkan substitusi impor dan diversifikasi produk unggas, serta

(c) menciptakan produk organik berdasarkan pangsa pasar tertentu .

Sasaran pengembangan komoditas agribisnis itik adalah

(a) meningkatkan produktivitas dan produksi itik lokal melalui program pembibitan yang terarah,
dan

(b) memenuhi respon permintaan agroindustri balk untuk produk telur maupun daging itik .

Pengembangan unggas ke depan harus mulai dipikirkan di luar Jawa, dimana ketersediaan pasokan
bahan pakan masih memungkinkan, serta prospek pemasaran yang balk. Pengalaman wabah Avian Influenza (Al) beberapa waktu yang lalu memberi pelajaran bahwa sudah saatnya dilakukan desentralisasi
industri perunggasan nasional . Upaya ini akan sangat balk ditinjau dari berbagai aspek, balk teknis, ekonomis maupun sosial, dan dalam hal ini memerlukan dukungan kebijakan termasuk ketersediaan inovasi teknologi yang sesuai dengan perkembangan usaha .

Untuk ayam lokal mempunyai pangsa pasar tersendiri seperti Ayam Suharti, Ayam Kalasan, Mbok Berek, dll . yang hanya menggunakan ayam lokal, dengan harga jual yang lebih mahal dibandingkan dengan
produk dari ayam ras .

Potensi dan arah pengembangan ayam lokal ditujukan untuk

(a) penyediaan daging dantelur ayam berkualitas tertentu serta

(b) resistensi terhadap pengendalian dan pencegahan penyakit .
Sedangkan potensi dan arah pengembangan unggas  itik dititikberatkan pada perbaikan bibit, sehingga terjadi perbedaan antara itik untuk bibit dan itik untuk produksi . Program intensifikasi itik, dengan merubah
pola pemeliharaan tradisional menjadi pemeliharaan terkurung atau intensif perlu dipertimbangkan dalam
arah pengembangan peternakan unggas ke depan .

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!