Belut

Sukses Bisnis Modal Kecil Budidaya Ternak Belut

Permintaan belut di tanah air semakin meningkat setiap tahunnya. melihat potensi ini maka redaktur agrousaha akan membagikan kiat sukses usaha dengan modal kecil. Tinggihnya permintaan konsumsi belut menimbulkan suatu peluang usaha bagi siapapun untuk menangkapnya yakni usaha budidaya belut yang menjanjikan keuntungan sangat besar. Selain budidaya ikan mas, lele, dan ikan-ikan lainnya, masyarakat di tanah air kini mulai membudidayakan belut walaupun masih dalam skala kecil.

Untuk di Negara Asia saja kebutuhan akan belut mencapai 60 ton perhari, namun hingga sekarang ini hanya mampu terpenuhi sebesar 5 ton saja dari tiga eksportir di tanah air. Kekurangan pasokan membuat usaha eksportir budidaya belut sangat menjanjikan untuk dijalankan. Permintaan yang besar baik dalam negeri maupun luar negeri membuat usaha budidaya belut memiliki pasar yang masih sangat luas dan terbuka lebar.

Baca Juga :  Developing of Quail Bird Product in Various of Side Dish

Agropedia Indonesia  melakukan sebuah analisa Usaha budidaya belut tidak begitu tenar seperti halnya budidaya ikan lele, mas dan gurame. Namun, budidaya belut sangat menjanjikan keuntungan besar untuk dijalankan sekarang ini. Apalagi dewasa ini, pasokan belut belum mampu mencukupi jumlah permintaan belut di masyarakat yang semakin tinggi.

Budidaya belut dengan modal kecil dapat dilakukan dengan media drum, namun bisa juga menggunakan kolam terpal maupun kolam dengan lantai semen. Berikut ini adalah langkah yang penting untuk Anda perhatikan untuk bisnis modal kecil budidaya belut.

Baca Juga :  Pola Usaha Ternak Ayam Pedaging Broiler

PERSIAPAN KOLAM Belut

Kolam untuk budidaya belut bisa dibuat dari terpal, drum bekas maupun kolam dari semen.

Persiapan media tanah

  • Masukkan tanah kedalam kolam atau drum hingga ketinggian 30-40 cm
  • Masukkan air sampai tanah yang yang ada dalam drum becek, namun air tidak menggenang.
  • Masukkan EM 4 sebanyak 4 botol ke dalam drum
  • Aduk tanah dalam drum sebanyak 2 kali sehari sampai tanah lembut dan juga gembur.

Media pakan

Kunci Sukses dalam budidaya belut adalah adanya ketersediaan pakan. Media tanah harus berisikan bibit-bibit cacing yang bisa tumbuh dan berkembang biang dengan sangat baik sehingga kebutuhan akan pakan untuk belut bisa terpenuhi dengan baik. Pemberian pakan untuk belut juga bisa dilakukan dengan menambahkan pelet, keong atau bekicot.

Baca Juga :  Contoh Proposal Dana Bantuan Budidaya Ikan

Pemilihan Bibit Unggul

Setelah semua media untuk budidaya belut siap, tahapan selanjutnya adalah menebarkan bibit belut. Dalam satu drum, sebaiknya bibit yang ditebar sebanyak 2 kg dengan jumlah bibit belut sebanyak 80 hingga 100 ekor setiap kilogramnya. Untuk penebaran bibit belut sesuaikan dengan luas media kolam yang digunakan.

Itulah kiat sukses dari Agropedia Indonesia dengan bisnis modal kecil dari belut. Semoga bermanfaat dan salam sukses!

Comments

comments

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

mesin alat pertanian, bibit tanaman, benih, mesin pakan ternak, mesin pembuat pakan ternak sapi, mesin pelet ayam, mesin pembuat pelet, mesin pakan ternak, broiler chicken, Broiler Poultry, harga doc broiler, jenis ayam broiler, ayam broiler, broiler doc, agro bank, idx agro, agro saham, BRI agro, fattening beef cattle, beef cattle, mesin pembuat pakan ternak sapi

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!