Belut

Tips Budidaya Ternak Belut Dengan Media Drum

Budidaya ternak belut saat ini mulai digemari seiring dengan banyaknya permintaan akan belut dari lokal dan luar negeri, seperti ekspor ke jepang. Ketersediaan belut di pasar dari hasil penangkapan secara alami semakin sedikit. Banyak peternak sekarang membudidayakan dengan media kolam kecil terpal dan drum.

Budidaya ternak belut sebenarnya tidak begitu susah karena belut dapat dibudidayakan baik itu dalam kolam ataupun drum.

Cara Budidaya Ternak Belut didalam kolam

adalah dengan cara membuat kolam, sedangkan jika beternak dalam drum maka wadah untuk pemeliharaan yang digunakan adalah drum.

Perlu diingat bahwa belut akan cepat besar jika media nya cocok sehingga dalam budidaya belut dalam kolam dan drum media harus menjadi perhatian yang utama.

Media Yang Baik Untuk Beternak Belut

Media yang baik untuk beternak belut di kolam dan drum adalah : lumpur kering, kompos, jerami padi, pupuk TSP, dan mikroorganisme stater.

Apa yang dibutuhkan di Media Ternak Belut

– Bagian dasar kolam dilapisi jerami setebal 50 cm.

– Di atas jerami disiramkan 1 liter mikroorganisma stater.

– Berikutnya kompos setinggi 5 cm.

– Media teratas adalah lumpur kering setinggi 25 cm yang sudah dicampur pupuk TSP sebanyak 5 kg.

– Arena belut tetap memerlukan air maka dalam beternak belut dalam kolam dan drum ini sebagai habitat hidupnya, kolam

diberi air sampai ketinggian 15 cm dari media teratas. Jangan lupa tanami eceng gondok sebagai tempat bersembunyi belut.

Eceng gondok harus menutupi ¾ besar kolam.

– Bibit belut yang ingin diternakkan tersebut tidak serta-merta dimasukkan. Media dalam kolam perlu didiamkan selama 2

minggu agar terjadi fermentasi.

– Media yang sudah terfermentasi akan menyediakan sumber pakan tambahan untuk ternak belut nantinya secara alami seperti

jentik nyamuk, zooplankton, cacing, dan jasad-jasad renik. Setelah itu baru bibit belut yang akan diternakkan dimasukkan.

Kualitas Air di Kolam Belut

Perlu diingat selain pakan, yang perlu diperhatikan dalam budidaya belut di kolam atau drum adalah kualitas air. Bibit belut menyukai pH 5-7. Selama pembesaran, perubahan air menjadi basa sering terjadi di kolam. Air basa akan tampak merah kecokelatan.

Penyebabnya antara lain tingginya kadar amonia seiring bertumpuknya sisa-sisa pakan dan dekomposisi hasil metabolisme. Belut yang hidup dalam kondisi itu akan cepat mati. Untuk mengatasinya, pH air perlu rutin diukur. Jika terjadi perubahan, segera beri penetralisir.

Suhu air optimal untuk beternak belut perlu dijaga agar tetap pada kisaran 26-28oC. Peternak di daerah panas bersuhu 29-32oC, seperti Surabaya, Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi, perlu hujan buatan untuk mendapatkan suhu yang ideal. Hanya dalam tempo 4 bulan sudah siap panen.

Pakan Ikan Belut

Pakan yang diberikan agar budidaya belut haruslah segar dan hidup, seperti ikan cetol, ikan impun, bibit ikan mas, cacing tanah, belatung, dan bekicot. Pakan diberikan minimal sehari sekali di atas pukul 17.00.

Untuk menambah nafsu makan dapat diberi temulawak Curcuma xanthorhiza. Sekitar 200 g temulawak ditumbuk lalu direbus dengan 1 liter air. Setelah dingin, air rebusan dituang ke kolam pembesaran. Pilih tempat yang biasanya belut bersembunyi,

Pelet ikan dapat diberikan sebagai pakan selingan untuk memacu pertumbuhan belut yang dibudidayakan. Pemberiannya ditaburkan ke seluruh area kolam. Tak sampai beberapa menit biasanya anakan belut segera menyantapnya. Pelet diberikan maksimal 3 kali seminggu. Dosisnya 5% dari bobot bibit yang ditebar. Jika bibit yang ditebar 40 kg, pelet yang diberikan sekitar 2 kg.

Mengatur Sifat Kanibalisme Belut

Sifat kanibalisme dalam budidaya ternak belut di kolam ataupun drum yang dimiliki Monopterus albus itu tidak terjadi selama pembesaran. Asal, pakan dalam budidaya belut tersebut tersedia dalam jumlah cukup. Saat masih anakan belut tidak akan saling mengganggu. Sifat kanibal muncul saat belut berumur 10 bulan, ujarnya. Sebab itu tidak perlu khawatir memasukkan bibit dalam jumlah besar hingga ribuan ekor. Dalam 1 kolam berukuran 5 m x 5 m x 1 m, saya dapat memasukkan hingga 9.400 bibit, katanya.

Resiko Hama Ternak Belut

Hama utama dalam budidaya ternak belut di kolam dan drum adalah kehadiran hama seperti burung belibis, bebek, dan berang-berang perlu diwaspadai. Mereka biasanya spontan masuk jika kondisi kolam dibiarkan tak terawat. Kehadiran mereka sedikit-banyak turut mendongkrak naiknya pH karena kotoran yang dibuangnya. Hama bisa dihilangkan dengan membuat kondisi kolam rapi dan pengontrolan rutin sehari sekali.

 

tag: agen belut di jawa timur, agen belut gresik, agen belut jawa timur, agen belut sidoarjo, agen belut surabaya, agen belut tulung agung, alamat budidaya belut bojonegoro, analisa budidaya belut, analisa usaha belut, aneka masakan belut, aneka olahan belut, belajar bisnis jual beli tanah, beli belut, belut air tawar, belut di ekspor ke jepang, belut jepang, belut kaya protein, belut kualitas ekspor, belut sambal goreng, belut sambal pedas, belut sawah, beternak belut, bibit belut gresik, bibit belut mojokerto, bibit belut sidoarjo, bisnis belut dan pemasarannya, budidaya belut banyuwangi, budidaya belut baru, budidaya belut di jombang, budidaya belut lamongan, budidaya belut sidoarjo, budidaya ternak belut, bumbu masak belut, bumbu masakan belut, campuran em4 pada kolam belut, campuran lumpur pada belut, cara budidaya ternak belut di drum, cara cepat panen belut, cara cepat penggemukan belut, cara ekspor belut ke jepang, cara export belut, cara masak belut, cara memancing ikan belut, cara membuat benih belut, cara membuat kolam belut, cara memijahkan belut, cara mengawinkan belut, cara panen belut, cara pembenihan belut, Cara pembuatan kolam belut, cara ternak belum di drum, gambar belut, gambar ikan belut, Hama Ternak Belut, harga belut 2018, harga belut ekspor, harga belut per kilo, harga bibit belut jawa timur, harga bibit belut malang, jenis belut sawah, jual belut malang jawa timur, jual belut sleman yogyakarta, jual belut slemat yogyakarta, jual bibit belut bali, jual bibit belut bogor jawa barat, jual bibit belut bojonegoro, jual bibit belut gresik, jual bibit belut jawa tengah, jual bibit belut jombang, jual bibit belut malang jawa timur, jual bibit belut sleman jogyakarta, kandungan daging belut, kebutuhan belut di jawa tengah, kebutuhan belut jawa barat, kebutuhan belut jawa timur, kenapa belut itu licin ?, keripik belut, keripik ikan belut, komunitas petani belut jawa timur, Kualitas Air di Kolam Belut, kualitas air ternak belut, lokasi pembibitan belut jawa timur, macam jenis belut, mancing ikan belut, Mengawinkan belut, obat ternak belut, peluang usaha ternak belut, Pemanenan Budidaya Belut, penetasan belut, permintaan ekspor belut pertahun, petani belut jawa tengah, petani belut tulung agung, peternak belut jawa timur, peternak belut tulungagung, peyek belut, resep masak belut, ternak belut di kolam, ternak belut tulung agung, tips usaha ternak belut, usaha ternak belut

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler

Copyright © 2015 FMT. MVPT, powered by agrousaha.com

To Top
error: Content is protected !!