WWF Indonesia Kembangkan Inisiatif Komoditas Kehutanan Berkelanjutan

WWF Indonesia Kembangkan Inisiatif Komoditas Kehutanan Berkelanjutan. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meningkat pesat,  permintaan pasar akan produk kehutanan juga meningkat dan seringkali harus dipenuhi secara cepat sehingga aspek-aspek pengelolaan hutan yang bertanggung jawab kerap terabaikan.

Menurut data statistik Kementerian Kehutanan tahun 2011, laju deforestasi di Indonesia pada periode 2000-2010 melesat hingga 1,2  juta hektar hutan alam  setiap tahun. Walaupun angka ini telah menunjukkan penurunan sejak 2010,  bahaya deforestasi masih mengancam dari pola produksi dan konsumsi yang tidak bertanggung jawab.

Hutan tropis Indonesia menyimpan kekayaan hayati yang unik dan tidak tergantikan.
•    Menyimpan cadangan air dan karbon
•    Rumah bagi 3300-an spesies amphibi, burung, reptil dan mamalia
•    Tumbuhnya tanaman obat dan biomedis
Banyak spesies yang belum teridentifikasi di dalam hutan tropis Indonesia. Antara 1994-2007 sudah ditemukan lebih dari 400 spesies baru di hutan Kalimantan.
Ancaman terbesar pada hutan alam Indonesia adalah alih fungsi hutan menjadi perkebunan, penebangan liar, perambahan, kebakaran hutan serta eksploitasi hutan secara tidak lestari untuk pengembangan pemukiman dan industri.

Untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh industri kehutanan yang tidak berkelanjutan, WWF-Indonesia mengembangkan berbagai inisiatif agar praktik konvensional dapat berubah menjadi praktik yang bertanggungjawab.

Beberapa bidang kerja WWF Indonesia untuk Komoditas Kehutanan

•    Pulp and Paper
•    Produk Kayu (Timber Products)
•    Komoditas Hutan Non-Kayu

Tingginya permintaan pasar atas produk kehutanan juga kerap memicu  produsen  untuk memaksakan  jalur-jalur produksi yang lebih cepat, antara lain menambah luas lahan yang dapat diambil kayunya dengan cara melanggar hukum, misalnya melalui korupsi perijinan. Pelanggaran seperti ini menyebabkan laju deforestasi pun semakin cepat.

Data dari Human Rights Watch tahun 2013 sampai 2017 menunjukkan bahwa setiap tahunnya Indonesia merugi 2 milyar USD dari praktek-praktek korupsi dan pencucian uang di sektor kehutanan.

WWF Indonesia berkoalisi dengan organisasi masyarakat madani yang tersebar di seluruh Indonesia, berupaya memperkuat integritas dan akuntabilitas pemangku kepentingan pada sektor kehutanan demi kelestarian hutan dan akses yang merata terhadap sumberdaya alam yang berkelanjutan.

WWF Indonesia dan Kamu juga bisa menyelamatkan hutan Indonesia dengan bergaya hidup hijau. Mulailah memilih, membeli, dan  menggunakan  produk-produk  kayu  dan  turunannya  seperti  kertas  dan  tisu  yang  diproduksi secara  lestari.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!